Klik disini untuk login     |     Klik disini untuk Registrasi
Blog Budi Putra
Setelah lima tahun bekerja di grup TEMPO, sejak 1 Maret 2007, Budi memutuskan jadi full-time blogger. Situs OhMyNews yang berbasis di Korea Selatan menyebutnya sebagai Indonesia’s First Full-time blogger. Proyeknya sebagai blogger antara lain meluncurkan jaringan blog, Asia Blogging Network dan situs video blogging i-teve.com. Selain mengelola blog pribadinya, BudiPutra.com, Tips Ngeblog dan 3Gweek, ia juga menulis posting-posting teknologi buat SlashPhone, PhoneMag, iPhoneBuzz dan CNET Asia.
—Budi Putra
Masa Depan Media Sosial Ada di Content
Oleh Budi Putra - 22 Oktober 2008 - Dibaca 942 Kali -

Saya selalu percaya satu hal: apa yang akan jadi pertaruhan terbesar media — baik itu media mainstream maupun media sosial seperti blog dan jejaring sosial — di masa datang adalah content. Baik itu berupa tulisan, foto, gambar, audio, video atau apapun. Semuanya adalah content, isi.

Inilah argumen yang selalu saya lontarkan ketika ada yang bertanya apa syarat untuk menekuni media baru seperti blog. Pasalnya, tidak sedikit dari mereka yang ragu untuk memulai hanya karena merasa gaptek alias gagap teknologi.

Saya bilang: “Jika apa punya satu bidang yang amat Anda minati dan selalu Anda tongkrongi - itulah modal utama buat ngeblog! Tulislah dan bagilah yang Anda senangi itu. Dijamin Anda akan merasa bergairah dan bersemangat saat menuliskannya. Karena blog itu bersifat personal, jadi topik-topik yang disenangi secara personal biasanya akan menjadi posting blog yang menarik dan pada gilirannya akan mengundang pembaca yang antusias dan fanatik.”

Dalam sebuah posting blog tertanggal 3 Desember 2006 berjudul Masa Depan Blog Ada di Content antara lain, saya tulis:

Jadi jangan terlalu pusing dengan teknologinya (jenis layanan, template desain, dan lain-lain), tetapi mulai fokuslah pada content, content dan content.

Aspek teknis semacam itu bisa dipelajari sambil jalan (trial and error), termasuk dari sisi teknis penulisannya.

Jika belum mahir menulis, tidak masalah: hal itu akan terasah dengan sendirinya jika Anda terus berlatih dan berlatih. Saya punya banyak rekan blogger di luar yang awalnya hanya programmer atau penggemar games (dan sama sekali bukan penulis dan tak berlatarbelakang dunia penulisan), tetapi karena rajin dan disiplin menulis blog, kini mereka telah menjadi penulis blog yang handal dan disenangi! Tak sedikit juga dari mereka yang kemudian diundang menulis oleh media mainstream.

Namun, jika menulis bukan passion utama Anda, masih ada aktivitas lain buat Anda untuk berkiprah di media sosial: Anda bisa berbagi foto, kartun, audio, video dan lain sebagainya. Apapun jenis aktivitasnya, saya sarankan Anda mulai berbagi dan mengekspresikannya dari sekarang. Ada banyak sekali layanan yang akan menampung semua itu: Flickr, YouTube, Facebook, MetaCafe, MySpace dan lain sebagainya.

Ya, betul: masa depan media sosial ada di content - dan masa depan content ada di tangan orang yang sudah mulai meretas dan menguasainya dari sekarang.

Ayo, tunggu apa lagi? :-)

Tags: , , ,

Share on Facebook    
28 tanggapan untuk “Masa Depan Media Sosial Ada di Content”
  1. wisnunugroho,
    — 22 Oktober 2008 jam 12:26 pm

    tulisan yang memberanikan para panakut. terima kasih.
    ditunggu tulisan lain yang juga tak kalah memberanikannya
    salam

  2. Rama,
    — 22 Oktober 2008 jam 12:28 pm

    artikel yang mencerahkan, memang semua orang yang bisa menulis dan membaca pasti bisa ngeblog. Hal ini juga bisa untuk mengurangi tingkat pengangguran, dan tingkat intelektual masyarakat.
    Masyarakat kita sudah terbiasa disuguhi layan satu arah yang membuat malas dan konsumtif. Sekarang saatnya masyarakat bisa lebih produktif dan menulis adalah sarana yang bagus untuk belajar berfikir, menelaah, menganalisa, dan sarana berbagi pengetahuan bagi orang lain.

  3. Budi Putra,
    — 22 Oktober 2008 jam 1:46 pm

    Wisnu Nugroho, Rama: Terimakasih atas atensi. Kita memang perlu mendorong agar semakin banyak orang Indonesia memanfaatkan media baru ini untuk berbagi.

  4. yulyanto,
    — 22 Oktober 2008 jam 2:30 pm

    Setuju sekali mas Budi,

    Awalnya, ketika mengenal dunia blog saya juga agak “gaptek” dan gak tau gimana cara mulainya. Berjalan dengan waktu ketika saya sudah mulai Nge-blog, dengan sendirinya pengetahuan mengenai Blog semakin bertambah dari hari kehari…….

    Saya juga yakin dan percaya, “content” akan menjadi taruhan reputasi bagi seorang Blogger.

  5. Nasir,
    — 22 Oktober 2008 jam 3:09 pm

    he h e he boleh juga ya..

  6. pratanti,
    — 22 Oktober 2008 jam 3:32 pm

    artikel yang sangat mencerahkan, thanks mas Budi…

    mari berbagi :)

  7. Taufik H Mihardja,
    — 22 Oktober 2008 jam 4:11 pm

    Wah, gara-gara baca tulisan Mas Budi ini, saya jagi teringat lagi tugas saya untuk menampung dan mengelola content non-teks, yakni dari temen2 ilustrator. Sedangkan tentang foto, kita sekarang sedang mendesain satu wahana baru (perluasan dari Kompas Images) yang akan menampung banyak kegiatan online dan offline fotografi.
    Ilustrator Kompas dan media massa lainnya di KG itu mumpuni, berkaliber internasional. Sehingga, kalau karya mereka kita collect dan kita sajikan dengan baik, pasti bisa menjadi salah satu media pilihan bagi audiens kita.
    Wah trims, Mas Budi. Saya jadi buka-buka PR saya lagi neeh…..

  8. Budi Putra,
    — 22 Oktober 2008 jam 4:47 pm

    Yulyanto, Nasir, Pratanti: Terimakasih atas responnya.

    Mas Taufik, wah makin banyak nih gebrakannya…

  9. agus,
    — 22 Oktober 2008 jam 8:36 pm

    pak budi memang pantes dapat gelar tambahan sebagai psikolog blog :)). trimis atas pencerahannya

  10. andalusia,
    — 23 Oktober 2008 jam 8:06 am

    wah tulisan pak budi semakin menyemanga saya. saya juga terilhami memiliki blog saat Pak Budi memberi materi di acara training cyber journalism Crayon di Salman ITB

  11. Aditya Wardhana,
    — 23 Oktober 2008 jam 9:49 am

    Menarik memang perkembangan teknologi masa depan, semua semakin dipermudah dengan adanya beragam media untuk mengekspresikan diri, baik dalam bentuk tulisan, gambar, atau video. Bukan tidak mungkin nantinya apa yang dilakukan oleh mas Budi sebagai full-time blogger akan memunculkan banyak Budi lainnya. Nah, tunggu apa lagi, media telah tersedia dan kini saatnya kita isi dengan content yang berbobot.

  12. Nofa,
    — 24 Oktober 2008 jam 8:05 am

    Mas Budi,
    Tadinya saya juga tidak biasa menulis. Karena ditugaskan mengelola majalah kedokteran dan konten perusahaan saya (farmasi PMDN) saya jadi terbiasa menulis. Sekarang lagi mencoba menuangkan ke dalam blog. Tetap dengan konten yang saya geluti saat ini yaitu dunia farmasi dan kedokteran.

  13. Diskusi Soal Masa Depan Blog — Tips Ngeblog by Budi Putra,
    — 27 Oktober 2008 jam 5:12 am

    [...] Masa Depan Media Sosial Ada di Content - Kompasiana: Saya selalu percaya satu hal: apa yang akan jadi pertaruhan terbesar media — baik itu media mainstream maupun media sosial seperti blog dan jejaring sosial — di masa datang adalah content. Baik itu berupa tulisan, foto, gambar, audio, video atau apapun. Semuanya adalah content, isi. (Read more) [...]

  14. jarwadi,
    — 27 Oktober 2008 jam 6:40 am

    hehehehe …

    content dalam blog saya hanya mengikuti mood aja, dan kalau ditanya tentang teknik penulisanya, yang ini pasti amburadul dan malah malah saya saja malas membacanya [lagi]

    tetapi saya terus berlatih dan menulis … :)

  15. Catshade,
    — 27 Oktober 2008 jam 10:12 am

    Kalau no. 1-nya adalah konten, menurut saya no. 2-nya adalah ’sosial’ itu sendiri. Berbagi, bergaul dengan para pembaca blog anda dan blogger lain, dan gak segan2 ngelink ke blog lain kalau memang isinya worthy. Intinya, jangan pelit-pelit atau penyendiri di ranah blogosfir kalau blog anda mau sukses.

  16. haris,
    — 27 Oktober 2008 jam 11:25 am

    saya sepakat, mas. dan konsen pada content ini juga akan bermanfaat ke orang lain secara lebih luas. ketimbang ngurusi pagerank, statistik, ato nyoba2 trik SEO2-an. he2.

  17. didut,
    — 28 Oktober 2008 jam 12:59 pm

    setuju nih …yg penting memang hrs update dan update :D

  18. Tentang IT » Kenapa Blog?,
    — 30 Oktober 2008 jam 7:44 am

    [...] kemudahan itu, kekuatan blog menjadi ada di content. Hal senada juga diutarakan oleh Budi Putra di sini. Apa saja content blog? Bisa apa saja. Anda yang gadget freaks bisa menulis berbagai hal soal [...]

  19. apollolase,
    — 31 Oktober 2008 jam 3:17 am

    nice article… bila gapteknya sedikit berkurang, sedikit punya keinginan untuk merangkai kata-kata, mungkin juga punya ya, katakanlah, bidang yang digeluti–walaupun masih meraba-raba–tapi… ini lho masalahnya … rasa bosan sering sekali datang menghadang… malas buka blog lagi… akhirnya hiatus, berhenti untuk jangka waktu yang lama, bahkan bisa-bisa blog dihapus dari peredaran…. he-he. [gue banget :( ] ada tips khusus gak ya….

  20. Diskusi soal masa depan blog | Informasi Area,
    — 4 November 2008 jam 8:57 am

    [...] Masa Depan Media Sosial Ada di Content - Kompasiana: Saya selalu percaya satu hal: apa yang akan jadi pertaruhan terbesar media — baik itu media mainstream maupun media sosial seperti blog dan jejaring sosial — di masa datang adalah content. Baik itu berupa tulisan, foto, gambar, audio, video atau apapun. Semuanya adalah content, isi. (Read more) [...]

  21. ingki,
    — 4 November 2008 jam 6:51 pm

    setuju. saya banyak ketemu penulis asik di luar sana, yang sebelumnya samasekali nggak pernah saya tahu mereka siapa..saya hanya peduli pada isi tulisan mereka yang keren..

  22. Studying English,
    — 6 November 2008 jam 9:05 am

    Wah, last line-nya mengena sekali. Thanks atas motivasinya. Yosh! Semangat.
    Salam kenal :)

  23. Harian,
    — 11 November 2008 jam 11:16 am

    Waduh mas Budi baru baca nih artikelnya. Kmrn ngisi pelatihan blogging, diantaranya membahas Content Is The King. Artikel ini makin memperjelas. Trims. Memang, part-time blogger harus banyak belajar sama full-time blogger.

  24. Malik Ridwan,
    — 21 November 2008 jam 2:12 pm

    Betul itu mas,
    Saya juga yang baru belajar ngblog merasakan semangat itu. Semangat belajar, semangat cari informasi terbaru dan juga semangat….ngasih komentar.
    Buat mas Taufik M Miharja, boleh saya kenalan? Saya ilustrator juga nih.
    Terus maju dengan artikel menarik lainnya mas Budi.

  25. Try,
    — 23 November 2008 jam 11:46 pm

    wow jadi semangat untuk terus belajar ngeblog. Maju terus bloger indonesia…!Oh ya tapi jangan lupa ya gunakan bahasa yang baku biar bahasa indonesianya tidak bergeser.
    Terimakasih buat semua n salam kenal

  26. kabati,
    — 31 Desember 2008 jam 11:30 am

    Ya, Da Budi. Seperti yang selalu anda ulang-ulang tetapi selalu saja saya lupa haha.
    Salam Kreatif

  27. wijaya kusumah,
    — 17 Januari 2009 jam 5:54 am

    Kapan lagi ada kompetensi blog ya??

  28. naufal,
    — 24 Maret 2009 jam 12:26 pm

    salam keanl boss,..

kirim komentar

  • Isikan kode keamanan di samping.
  • Jika kata tidak dapat terbaca klik tombol "get a new challange".
  • Pastikan komentar anda disimpan juga ditempat lain sebagai backup.
  • the Outliers..(ndilalah) the opinion makers.. Menarik sekali mengikuti perjalanan sosialisasi bank syariah ke berbagai kalangan masyarakat, dan mengamati respon yang ...
    oleh Janu Dewandaru - Juli 4, 2009 : 8:05 am
  • Menuju Perbankan Syariah Yang Berdasarkan Sistem Bagi Hasil Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. ...
    oleh Andi wardiman - Juli 3, 2009 : 3:56 pm
  • Artikel lomba harus ditayangkan di blog pribadi/situs pertemanan peserta. Baca Ketentuan Lomba lainnya